. . . jadikan hati nurani kita sebagai pembimbing dalam setiap langkah kehidupan dan jaga kejernihan hati agar rohmat ALLOH selalu mengalir dalam diri kita . . .

Minggu, 20 Maret 2011

Beda suara hati dan pikiran

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Pak ustadz saya ingin menanyakan bagaimana caranya kita membedakan antara suara hati dan suara pikiran kita, karena saya meyakini Allah Maha Mendengar atas segala apa yang ada di alam semesta ini, dan pastinya Allah juga Maha Mendengar suara hati dan pikiran kita manusia, dan bagaimana caranya untuk menjaga suara hati dan pikiran kita untuk selalu tertuju kepada Allah SWT. Terima kasih.
Jazzakallah khairan katsiraa.


Wasalamu’alaikum Wr. W
David Hadi. gasoy11@yahoo.co.id
Jawab:
Suara hati selalu ruindu pada Allah, ingin bertemu dan taqarrub kepada Allah. Suara pikiran senantiasa mengajak untuk merenungkan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang bisa mendekatkan pada Allah dan mana yang menjauhkannya.

Suara nafsu selalu menyeret kita untuk jauh dari Allah, jauh dari kebaikan, dan bernuansa gengsi, riya’, harga diri, citra diri, takjub diri dan ingin menyombongkan diri.

Suara syetan selalu menggoda dengan berbagai cara agar kita tersesat, melalui bisikan yang berkata-kata dalam batin kita, bahkan syetan juga sering mengutip ayat dan hadits, tapi untuk kepentingan ego dan nafsu.

sumber: http://www.sufinews.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar