Menetes titikair,
jatuh pda kulit tangan
sejenak terasa sepi & dingin,
kemudian terpikir semua itu adalah embun hati
namun bisuku tetap menjelang
sebagai prasasti yg angkuh.
Dalam sore ini telah menjelma
sebagai api yg menyala
menjulang langit dengan jilatan amarah.
Embun hati membasahi kulit tanganku
hinggap sejenak memberikan rasa dingin,
kemudian jatuh ketanah.
membawa setitik rasa
menyampaikan pada kelembutan hati
pada sore menjelang senja...
jatuh pda kulit tangan
sejenak terasa sepi & dingin,
kemudian terpikir semua itu adalah embun hati
namun bisuku tetap menjelang
sebagai prasasti yg angkuh.
Dalam sore ini telah menjelma
sebagai api yg menyala
menjulang langit dengan jilatan amarah.
Embun hati membasahi kulit tanganku
hinggap sejenak memberikan rasa dingin,
kemudian jatuh ketanah.
membawa setitik rasa
menyampaikan pada kelembutan hati
pada sore menjelang senja...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar