. . . jadikan hati nurani kita sebagai pembimbing dalam setiap langkah kehidupan dan jaga kejernihan hati agar rohmat ALLOH selalu mengalir dalam diri kita . . .

Sabtu, 19 Februari 2011

Penjual diri

Mengapa kita menghitung;
Ringan atau berat ?
Kecil atau besar ?
Sedikit atau banyak ?

Kekecewaaan kerap membuat kita menjadi pedagang, menjual hidup kita sendiri
Lalu apakah keabadian itu sendiri awal yang tak berakhir, pertemuan tanpa perpisahan.


Mempercayai meski tak pernah mengalami, memahami meski tak pernah memiliki, mecintai meski tak pernah menemui keabadian hakiki didalam hati tak perlu dicari, itulah hukuman bagi cinta terlarang dan sudah lama malam usang tak berbintang, akulah tempatmu menyandarkan harapan. bukankah sudah lama cahaya dicari dari kehidupan kita dalam gelap aku mencari terpaksa mengerti semua yang tidak pasti, cinta telah mencadi kejahatan, kita harus lari dan besembunyi agar tak dari dan dijeruji.

Buah dari perenungan adalah doa
buah dari doa adalah iman
buah dari iman adalah cinta
buah dari cinta adalah pelayanan
buah dari pelayanan adalah kedamaian.

Ketika kesenyapan pagi hari telah sirna
diganti oleh kepengapan dan kebosanan tengah hari
Ketika otot2 kaki gemetar menahan ketegangan
pendakian dan pencarian serasa tiada akhir
Dan tiba2 segala sesuatunya terjadi diluar keinginan.
Itulah saatnya ketika kita justru harus tetap teguh dan jangan ragu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar